[TUGAS 2 PENKOM] - BAGAIMANA MENCARI DAN MEMASTIKAN INFORMASI VALID DAN BENAR DISERTAI TEKNIK-TEKNIK PENCARIAN DAN SUMBER



Kemudahan mendapat informasi di zaman yang serba canggih ini layaknya pisau bermata dua. Kemudahan tersebut bisa memberi manfaat, namun juga bisa berdampak negatif, jika informasi ini sengaja dibuat untuk menguntungkan ataupun merugikan salah satu pihak.

Hadirnya media sosial, membuat sebagian pembaca sulit membedakan mana informasi yang benar dan mana yang hoaks. Mereka terlalu percaya dengan keabsahan suatu informasi sehingga enggan mencari kebenarannya. Pada kenyataannya banyak kasus viral di Indonesia yang di lebih-lebihkan dengan maksud mencari keuntungan dan popularitas.

Dalam banyak kasus, sebenarnya cukup mudah untuk memastikan atau setidaknya mencurigai apakah sebuah kabar adalah hoax, atau apakah sebuah situs berita sebenarnya adalah palsu (tidak benar). Yang perlu dicamkan adalah, saat menerima informasi itu, kita harus berpikir sejenak, menganalisa, dan jika perlu melakukan pengecekan lebih jauh. Berikut ini adalah langkah langkah untuk memastikan kebenaran suatu informasi.

1. Perhatikan keamanan sebuah halaman konten.

Hal yang menjadi pembeda suatu halaman yang aman dan yang tidak aman adalah penggunaan protokol htpps. HTTPS adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol Secure atau versi aman dari Hypertext Transfer Protocol (HTTP). HTTPS dapat diartikan sebagai bentuk protokol internet yang paling valid dan yang paling aman. HTTPS ini akan melindungi integritas serta kerahasiaan antara situs dan komputer pengguna.






2. Periksa konten yang terlihat mirip.


kebanyakan informasi hoaks sebenarnya dikutip dari sumber yang valid. Untuk itu, ada baiknya memeriksa informasi tersebut sebelum kita bagikan. Caranya dengan menambahkan kata –site: sebelum informasi yang ingin kita cari. Misalnya –site:wikipedia “Universitas adalah suatu institusi pendidikan tinggi dan penelitian, yang memberikan gelar akademik dalam berbagai bidang.  Nanti akan muncul informasi lain yang mirip dengan kalimat tersebut. Situs yang dipakai tidak harus wikipedia, boleh mencari referensi lain dari koran atau majalah online.



3. Perhatikan judul informasi.

Judul informasi yang kita terima dari Internet terkadang terkesan sensasional dan cendrung provokatif. Sebaiknya baca dulu betul-betul isi dari informasi tersebut, jangan mudah terhasut dengan judul.

Carilah referensi informasi serupa dipenyedia informasi lainnya, kemudian bandingkan. Dari situ kita bisa menyimpulkan informasi tersebut Hoaks atau bukan.

4. Gunakan pencarian dengan google image.

Untuk mengetahui kebenaran sebuah informasi dalam bentuk foto, kamu bisa gunakan google images. Buka google, kemudian klik tombol images di kanan atas. Pada sudut kolom search akan mucul gambar kamera, klik tombol kamera. Masukkan gambar dengan cara mengupload atau menyalin URL gambar. 




5. Manfaatkan pencarian dengan google scholar.


Google Scholar atau Google Cendekia mungkin merupakan salah satu layanan Google yang belum diketahui banyak orang. Google Scholar dibuat untuk mempermudah pengguna mencari atau menelusuri materi maupun referensi pendidikan dan penelitian ilmiah dengan format publikasi. Referensi ini dapat berupa jurnal ilmiah yang merupakan hasil-hasil penelitian,riset atau kajian yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
       
      Gunakan situs https://scholar.google.com/  untuk mengakses google scholar. Jika ingin mendapatkan informasi yang spesifik, klik tombol menu yang terdapat di kiri atas kemudian pilih “advanced search”. Pada kolom advanced search, kamu bisa mempersempit kata apa saja yang nantinya akan ditampilkan. 



      6. Telusuri google books

        Google Buku atau Google Books adalah sebuah layanan mesin pencari buku oleh Google. Dengan mesin pencari buku ini, pengguna dapat mengetahui pengarang, jumlah halaman, tahun terbitan, dan membeli buku tersebut. Gunakan situs https://books.google.co.id untuk mengakses google books.





Comments